ML, Kapan Waktu Paling Pas ????
*sst... itu artinya jangan asal "tabrak" bila ingin sama-sama puas
**ADA* banyak faktor yang menentukan pencapaian kepuasan berhubungan seks.
Tak hanya posisi ataupun teknik pemanasan, tapi juga pemilihan waktu yang
tepat. Pertimbangannya, produksi beberapa hormon tubuh yang terkait dengan
aktivitas seksual juga dipengaruhi oleh pemilihan waktu. Jadi, cobalah
cermati waktunya demi memperoleh kepuasaan bersama suami/istri.
** PUKUL 06.00-08.00*
Secara alamiah, kadar hormon testosteron pria cenderung paling tinggi pada
pagi hari. Tak heran kalau para pria biasanya mengalami ereksi di pagi hari.
Kondisi seperti ini tentu saja sangat menguntungkan karena memudahkan
pelaksanaan aktivitas seksual.
Kaum Hawa pun di pagi hari umumnya lebih mudah mencapai orgasme. Mengapa?
Tak lain karena tubuhnya dalam keadaan rilaks setelah beristirahat
semalaman.
** PUKUL 08.00-10.00*
Inilah saat wanita terjaga 100 persen dan siap untuk bercinta. Kadar
endorfin (hormon kesenangan) pun sedang maksimum mengalir dalam darahnya.
Karenanya, banyak wanita yang tak membutuhkan waktu lama untuk menikmati
aktivitas bercinta pada waktu ini.
Sebaliknya, hormon testosteron pada pria berangsur menurun. Selain itu,
tenggang waktu ini dianggap waktu paling efektif untuk beraktivitas di
tempat kerja. Jadi, maklumi bila konsentrasinya lebih banyak terpusat pada
pekerjaan. Nah, bila istri menghendaki aktivitas seksual pada jam-jam ini,
ia harus mampu memberi sentuhan khusus nan hangat untuk membangkitkan gelora
suami tercinta.
** PUKUL 10.00-12.00*
Di antara waktu ini kemampuan indera perasa pada wanita meningkat tajam.
Jadi, bila suami ingin melakukan improvisasi, inilah saat yang tepat.
Sedikit sentuhan yang lembut saja dijamin mampu membuat istri tercinta
bergairah. Sayangnya, para suami justru sedang berkonsentrasi penuh pada
kesibukan kerjanya alias tidak *in the mood *memikirkan urusan ranjang.
Meski demikian, bukan berarti suami tak dapat dipancing lho. Soalnya pada
dasarnya pria akan selalu siap dan senang hati menuruti keinginan
pasangannya asalkan ada kerja sama yang saling menguntungkan.
** PUKUL 12.00-14.00*
Melewati tengah hari biasanya keinginan atau *mood* untuk sedikit
bermain-main kembali muncul. Pada jam-jam ini kebanyakan pria dengan senang
hati bersedia melakukan aktivitas seksual bersama pasangan. Boleh
Jadi kaum Adam ingin sejenak melepas ketegangan melakukan berbagai kesibukan
di pagi hari. Sayangnya, bagi ibu rumah tangga, siang hari merupakan waktu
yang cukup sibuk untuk menyiapkan makan siang bagi keluarga. Meski bukan
berarti tidak bisa disiasati, dengan sesekali pesan masakan siap saji.
Apalagi pada jam-jam ini biasanya anak-anak masih di sekolah atau dalam
perjalanan pulang. Nah, nikmati ketersediaan waktu yang terbatas ini untuk
berintim-intim dengan suami/istri. Manfaatkan saja gaya kilat yang pasti
mendatangkan sensasi tersendiri.
** PUKUL 14.00-16.00*
Pada wanita, pukul 15.00 bisa dibilang sebagai titik tertinggi tingkat
produksi hormon estrogen. Hormon inilah yang mengatur dorongan seksual kaum
Hawa. Itulah mengapa menjalin relasi seksual di rentang waktu ini konon
bakal memberi kenikmatan tersendiri. Bukan cuma itu. Dalam tenggang waktu
ini pula organ reproduksi wanita berada dalam kondisi siap melakukan
konsepsi. Demikian pula pada pria. Jam-jam ini dipercaya sebagai waktu
diproduksinya sperma dengan kualitas terbaik. Jadi, bagi pasangan yang
tengah menginginkan momongan, tak ada salahnya mempertimbangkan waktu ini
untuk berintim-intim dengan suami/istri tercinta.
** PUKUL 16.00-18.00*
Menjelang senja kebanyakan wanita tak siap menjalani percintaan yang aktif.
Namun mereka umumnya tak keberatan kok bila ada ajakan untuk
bermesra-mesraan. Bak gayung bersambut, pria pun umumnya tak menolak
percintaan gaya kilat. Setidaknya keintiman seperti ini bisa mengusir stres
akibat beban kerja yang cukup padat di pagi dan siang hari.
** PUKUL 18.00-20.00*
Setelah lelah beraktivitas seharian, inilah waktu yang tepat untuk istirahat
sejenak berkumpul bersama keluarga sambil menikmati makan malam. Jangan
heran kalau di jam-jam ini tak banyak pasangan suami istri yang langsung
masuk peraduan menuntaskan gairah seksual mereka yang memuncak. Kaum wanita
biasanya lebih senang bermanja-manja sambil mendengarkan lagu-lagu lembut.
** PUKUL 20.00-22.00*
Boleh dibilang inilah momen di mana jam biologis pria maupun wanita untuk
urusan ranjang berdetak secara bersamaan. Bisa dimaklumi karena usai makan
malam dan melepas lelah mereka pasti memiliki energi penuh alias siap
tempur. Tak heran kalau di jam-jam ini inisiatif untuk berintim-intim bisa
berasal dari istri maupun suami. Pendek kata, masing-masing siap memberi
pelayanan terbaik bagi pasangannya demi kepuasan bersama.
** PUKUL 22.00-00.00*
Semakin bertambah malam, kadar hormon testoteron semakin menurun. Tapi
jangan salah, hormon oksitosin justru mencapai kadar tertinggi menjelang
tengah malam. Hormon oksitosin merupakan salah satu hormon yang paling
berpengaruh saat melakukan aktivitas seks. Hormon inilah yang menjadikan
pria merasa lebih rileks dan penuh kasih sayang pada lawan jenisnya hingga
merasa lebih siap untuk beraksi. Sementara di jam-jam ini wanita lebih
merasa romantis dibanding sebelumnya. Oleh banyak pasangan suami istri,
berintim-intim di rentang waktu ini dijadikan sebagai sarana untuk
melepaskan energi yang tersisa, di samping sebagai pengantar agar bisa tidur
nyenyak.
** PUKUL 00.00-06.00*
Di jam-jam ini tubuh manusia "disetel" untuk tidur/istirahat. Bahkan
kebanyakan orang sedang berada dalam tahapan tidur nyenyak. Untuk
membangkitkan gairah berintim-intim tentu butuh usaha ekstrakeras. Meski
pada sebagian orang, melakukan hubungan intim dalam keadaan setengah
mengantuk bukanlah halangan atau beban. Ternyata cukup banyak wanita yang
mengaku belum pernah orgasme dilaporkan mengalami puncak kenikmatan saat
bercinta dalam keadaan setengah tidur. Boleh jadi karena tubuh mereka berada
dalam keadaan serelaks-relaksnya.
Nah, kini saatnya Anda bersama suami/istri tercinta menentukan pilihan waktu
yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda berdua!
http://amrikebidanan.blogspot.com/2008/10/waktu-yang-pas-buat-ml.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar